Sabtu, 28 April 2012

FILSAFAT DIRI


FILSAFAT DIRI

            Aku. Aku adalah Inti firdaus. Inti menurut bahasa artinya pokok atau sari, sedangkan menurut orang tua yang memberiku nama, Inti berarti sama dengan akhiran nama ibuku yaitu winaryaTi. Firdaus adalah salah satu nama surga yang terindah dan ternikmat. Ayahku memberi nama Inti firdaus yang secara bahasa adalah pokok atau sari dari surga firdaus. Orang tuaku memberiku nama seperti itu dengan harapan aku bisa menjadi waita penghuni surga firdaus dan membawa serta orang tua serta orang-orang terdekat untuk ikut tinggal di dalam surga firdaus.
            Aku. Aku adalah seseorang yang hidup dalam dunia yang apa adanya. Tidak menjadi orang lain dan tidak berusaha menjadi orang lain. Pernah sekali aku mencoba untuk menjadi orang lain, dan aku tidak nyaman. Aku adalah diriku sendiri dan apa yang aku fikirkan. Aku ingin orang disekitarku mengerti dan memahami bahwa inilah aku dengan segala kelemahan dan kelebihanku. Aku ingin mereka melihat wajahku, bukan topeng yang menutupinya.
            Aku. Aku adalah orang yang hidup dalam kesederhanaan. Terbiasa mmenerima apa pun yang ada. Terbiasa tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Kehilangan sosok ayah sejak kecil adalah sesuatu yang menyakitkan. Mengguncang segala aspek dalam kehidupanku. Sederhana dan apa adanya adalah seseuatu yang melekat di hidupku. Aku sungguh mengikuti aliran sungai. Ku ibaratkan diri ini seperti sungai, biarkan dia mengalir apa adanya. Biarpun dia bertemu banyak hambatan, namun dalam setiap hambatan tersebut pastilah ada celah yang dapat dilewati air, bagaikan hidup yang mengalami banyak cobaan, setiap cobaan pasti ada celah untuk menjadi penyelesaiannya. Hingga akhirnya aliran sungai itu dapat menuju laut dan berakhir di sana. Di laut itulah takdirku menunggu, jodohku dan matiku.
            Aku. Aku adalah seseorang yang hidup dengan memanfaatkan kesempatan yang ada. Aku selalu mencoba hal-hal baru. Bagiku, kesempatan tidak pernah datang dua kali. Banyak hal baru yang harus dicoba. Kita bisa menemukan banyak bintang tapi kita tidak akan mendapatkan bintang yang sama untuk kedua kalinya. Hal-hal baru tersebut banyak yang bisa dijadikan pengalaman, karena pengalaman adalah guru yang paling baik. Banyak pelajaran yang bisa diambil, biar pahit mauapun manis, semuanya digunakana tuk menjadi pelajaran agar hidup kita lebih baik di masa yang akan datang. Resiko itu sudah psti kita hadapi dalam mencoba hal baru, namun apalah artinya hidup tanpa resiko? Akan tetapi, tentu saja sebelum kita memutuskan untuk mengambil kesempatan, kita harus memikirkan tentang baik buruknya, manfaat dan mudzorotnya, baru kita bisa mengambil keputusan.  Seperti itulah hidup yang aku jalani, berusaha mengambil kesempatan tanpa melewatkan akibat dan manfaat yang kita ambil dri keputusan tersebut.
            Aku. Aku berasal dari rahim seseorang yang melahirkan aku. Seseorang yang mengandungku dan seseorang yang mencintaku selamanya. Seseorang yang tidak pernah lelah menyayangiku dalam kondisi apapun. Bahkan aku yakin, dialah satu-satunya orang yang rela mati untukku. Ibu, satu sosok yang tak pernah habis untuk didiskripsikan. Ibu, sosok yang tidak pernah terukur kasih sayangnya. Ibu, sosok yang hebat dan menjadi inspirasiku. Dari sanalah aku terlahir, bukan hanya dari segi biologis yaitu seseorang yang mengandung, melahirkan dan menyusuiku. Namun aku terlahir darinya dari segala segi kehidupanku. Semua yang ada dalam diriku saat ini adalah karena ibu, sesudah Allah tentunya. Cara pandangku, prinsipku, cara hidupku, kebiasaan dan apapun yang melobatkan kepribadian dan emosional.
            Aku. Aku berada di sini, di Universitas Negeri Malang FMIPA Biologi dengan program studi S1 Pendidikan Biologi. Sesuatu yang sangat membanggakan. Bagaimana tidak? Sejak kecil aku bercita-cita menjadi seorang guru. Itu pula yang ibu inginkan dariku. Meneruskan perjuangannya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Beliau bercerita bahwa sejak kecil aku telah mempunyai bakat untuk menjadi guru. Selain itu, aku sudah terdidik dalam lingkungan guru karena aku tinggal di perumahan guru dimana sebagian besar yang tinggal disitu berprofesi sebagai guru. Jadi, guru dan dunianya sudah mendarah daging dalam kehidupanku dan perkembangannya pun selalu di depan mata. Aku memilih biologi karena sejak kecil pula aku mneyukai alam dan segala hal yang berbau kesehatan.
            Aku. Aku mempunyai tujuan hidup untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Secara universal aku mempunyai tujuan hidup untuk mengabdikan diri pada sesuatu yang aku sayang. Banyak hal yang aku sayang, aku ingin mengabdikan diriku pada Allah Swt, ibu, keluarga, lembaga yang mencerdaskan aku serta tempat aku bekerja. Satu hal lagi yang aku sayangi adalah dunia pendidikan Indonesia. Aku ingin memberikan pengajaran gratis pada anak-anak kurang mampu. Mereka seharusnya mempunyai hak yang sama dengan anak-anak yang lain, yaitu mendapatkan pendidikan. Seharusnya tidak ada lagi anak bodoh di Indonesia. Tidak terbelenggu pada keterbatasan ekonomi ataupun faktor lainnya. Kita bisa mengajarkan mereka ketrampilan sehingga dapat memperoleh penghasilan dari karya mereka. Jika mereka sudah dapat menghasilkan uang dari karya mereka, tentu orang tua dan anak-anak tidak mampu lainnya akan tertarik untuk mendapatkan hal yang sama, dari situlah kita sisipi berbagai macam pengetahuan-pengetahuan, cara bermain dan belajar secara seimbang. Tidak mudah memang, dibutuhkan kemauan yang keras serta tenaga dan waktu yang tidak sedikit. Apalagi di dunia seperti ini, jarang sekali atau bahkan tidak ada orang yang mau bekerja tanpa diberi imbalan. Semua butuh uang saat ini, mengkomersilkan segalanya. Ingatkan mereka tentang akhir dari hidup ini? Semua akan berakhir pada kematian, dimana tidak akan ada yang menolong kita kecuali tiga hal yaitu amal yang sholeh, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh yang senantiasa mendoakan orang tuanya. Dengan menjadi guru, menjadi pengajar yang ikhlas, kita telah menyumbangkan ilmu yang bermanfaat, belum lagi segala macam pengalaman dan amalan yang kita peroleh, pahala seperti itu tidak akan ada habiskan dan sangat membantu kita di akhirat nanti. Profesi guru masih dianggap sebagai profesi yang tidak menjamin, dengan gaji yang kecil dan kerja keras tidak mampu mencukupi kebutuhan. Bahkan ada beberapa orang yang bilang bahwa jika ingin kaya maka jangan menjadi guru, namun apakah tujuan hidup ini hanya mencari kekayaan?? Tidak ingatkah bahwa hidup ini hanya sementara dan kekayaan tidak dibawa mati??

makalah USG 4D


ILMU KEALAMAN MASA KINI
“USG 4 DIMENSI”
Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Dasar-dasar Sains
Pembimbing : Dr. Hedi Sutomo, S.U.

Oleh :

                                                          

Firza Dwi Hasanah                                              Inti Firdaus                     
  (110341421575)                                              (110341421567)
                                                                                               
Nubila Pradnya Paramita                              Rizki Siska Rosalita
(110341421578)                                           (110341421569)


                                                                                               


UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
APRIL 2012



 BAB I
PENDAHULUAN
2.1    Latar Belakang
Ilmu Kealaman merupakan salah satu ilmu yang penting bagi manusia. Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu kealaman terus berkembang dengan pesat. Ilmu Kealaman memunculkan penemuan-penemuan baru yang semakin memudahkan manusia untuk melakukan kegiatannya.
Salah satu penemuan terbaru ini adalah USG 4 Dimensi. USG atau  Ultrasonography adalah alat yang digunakan untuk pemeriksaan ibu hamil menggunakan gelombang suara  yang dilepaskan probe USG. Gelombang suara tersebut melewati jaringan tubuh, misalnya kulit,  lapisan lemak perut, otot-otot perut, dan cairan ketuban, Kemudian dipantulkan, ditangkap dan dimunculkan dalam bentuk gambar pada monitor. Gradasi kepekatan warna pada gambar tergantung materi apa yang dilewati dan memantulkanya. (Anonim, 2012)
Alat USG berkembang  dari waktu ke waktu. Awalnya, gambar yang  hanya berupa gambar 2 Dimensi (panjang x lebar).  Saat ini,  telah dapat pula gambar 3 Dimensi dalam ukuran volume (panjang x lebar x  tinggi). Lebih  hebat lagi, gambar 3 D itu kini juga dapat dipancarkan dan ditangkap dengan kecepatan real time ibaratnya anda menggunakan handycam. Itulah yang kita sebut USG 4 Dimensi.  (Anonim, 2012)
Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk menulis makalah mengenai Ilmu Kealaman Terkini dengan judul “USG 4 D”. Tujuan dari penulisan makalah ini untuk menyebarluaskan kepada masyarakat agar banyak masyarakat yang mengetahui dan dapat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin.

2.2    Rumusan Masalah
1)        Apa USG 4 D ?
2)        Apa fungsi, keunggulan dan manfaat USG 4 D ?
3)        Bagaimana tahapan pemeriksaan pada ibu hamil menggunakan USG 4 D ?
4)        Dimana ibu hamil dapat melakukan pemeriksaan menggunakan USG 4 D ?
5)        Kapan ibu hamil boleh melakukan pemeriksaan menggunakan USG 4 D ?
6)        Bagaimana cara penyimpanan hasil pemeriksaan menggunakan USG 4 D ?

2.3    Tujuan
1)        Mendeskripsikan pengertian USG 4 D.
2)        Mendeskripsikan fungsi, keunggulan dan manfaat USG 4 D.
3)        Mendeskripsikan tahapan pemeriksaan pada ibu hamil menggunakan USG 4 D.
4)        Mengetahui tempat untuk melakukan pemeriksaan menggunakan USG 4 D.
5)        Mengetahui waktu bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan USG 4 D.

2.4    Manfaat
·           Bagi Ibu Hamil
Dapat mengetahui adanya teknologi terbaru sehingga dapat memanfaatkan alat tersebut dengan baik. Serta dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari alat USG 4 D tersebut.
·           Bagi Masyarakat
Dapat memberitahukan informasi yang diperoleh kepada keluarga, kerabat, atau rekan kerja yang membutuhkan informasi tentang USG.
·           Bagi Ilmuwan
Dapat terus mengembangkan Ilmu yang ada untuk terus menciptakan penemuan-penemuan yang lebih baik.
·           Bagi Penulis
Dapat mengetahui tentang USG 4 D sekaligus untuk memenuhi tugas mata kuliah Dasar-dasar Sains.

BAB II
PEMBAHASAN

3.1    Pengertian USG 4 D
USG 4 D merupakan kepanjangan dari Ultrasonography 4 Dimensi yang merupakan  alat yang digunakan untuk pemeriksaan ibu hamil menggunakan gelombang suara  yang dilepaskan probe USG. Gelombang suara tersebut melewati jaringan tubuh, misalnya kulit,  lapisan lemak perut, otot-otot perut, dan cairan ketuban, kemudian dipantulkan, ditangkap dan dimunculkan dalam bentuk gambar pada monitor. Gambar tersebut membentuk gambar 3 Dimensi dalam ukuran volume (panjang x lebar x  tinggi) yang dipancarkan dan ditangkap dengan kecepatan real time ibaratnya anda menggunakan handycam. Itulah yang kita sebut USG 4 Dimensi.  (Anonim, 2012)

2.2    Fungsi, Kelebihan dan Manfaat USG 4 D
Fungsi dari USG 4 D ini untuk melihat kehamilan. Dengan menggunakan USG 4 D ini, sang ibu dapat melihat wajah sang jabang bayi dengan jelas, apakah sedang tersenyum, sedih, semua akan terlihat lewat USG 4D. Tentu fungsi USG 4D tak hanya itu, alat ini juga bisa memeriksa :
·      Kehamilan tidak berkembang, kahamilan di luar kandungan, kehamilan dengan mola (hamil anggur), dan pendarahan di balik calon ari-ari.
·      Bentuk jantung dan Sistem Saraf Pusat (SSP). Jadi dapat dilihat ada tidaknya kelainan di otak, kelainan hidrosephalus, kelainan katarak pada bola mata, kelainan rongga jantung serta juga bisa dilihat ada tidaknya kelainan tulang belakang, meliputi celah pada tulang belakang (Spina Bifida).
·      Posisi, ukuran, aliran darah, tali pusat, lilitan tali pusat dan letak plasenta dengan baik. Juga kelainan lain, seperti ari-ari di bawah atau janin terlilit tali pusat atau tidak.
Alat canggih ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan USG biasa. Gambar lebih jelas dan mudah dimengerti, selain dapat mengetahui permukaan (surface) anatomi bayi secara lebih jelas, mulai wajah hingga kelengkapan anggota badan, juga bisa mengetahui kelainan pada bayi secara jelas. Keunggulan lain USG 4D adalah pada pemeriksaan jantung. Dahulu kita tidak mungkin menganalisa jantung dengan gambar yang begitu jelas, bisa bergerak, bisa dipelankan geraknya, diputar, diperbesar, dan sebagainya
Boleh dibilang, manfaat USG 4D lebih ke arah performance dan appearance dari janin yang mudah dimenerti orangtua. Itu sebabnya wajah sang jabang bayi pun tampak jelas melalui USG 4D, apakah sedang tersenyum, sedih, akan terlihat lewat USG 4D. Lebih ke arah psikis dimana akan lebih memberikan kebahagiaan pada ibu dan rasa lebih erat bila melihat gambaran dan gerakan bayi yang sedang di dalam rahim. Selain itu untuk kepentingan klinis pada tindakan amniosentesis (pengambilan cairan ketubah) untuk kepentingan diagnosis/ pemeriksaan risiko kelainan pada bayi. (meskipun di Indonesia tindakan ini tidak lazim dilakukan).

2.3    Tahapan Pemeriksaan Menggunakan USG 4 D
Pemeriksaan kehamilan dengan USG ini dibagi menjadi 3 tahapan :
·      Pada pemeriksaan trimester pertama, yang diperiksa antara lain kehamilan tidak berkembang, kahamilan di luar kandungan, kehamilan dengan mola (hamil anggur), pendarahan di balik calon ari-ari dan sebagainya. Pada trimester pertama, pemeriksaan USG juga akan membantu memastikan ada tidaknya detak jantung janin, Kita juga bisa melihat kelainan lain, misalnya bayi kembar. Jadi kita bisa mengambil tindakan sejak dini, Juga bisa mendeteksi adanya kelainan bentuk kepala, karena ada janin yang tulang kepalanya tidak terbentuk.
·      Pada pemeriksaan trimester kedua, USG akan membantu melihat bentuk jantung dan Sistem Saraf Pusat (SSP). Jadi dapat dilihat ada tidaknya kelainan di otak, kelainan hidrosephalus, kelainan katarak pada bola mata, serta kelainan rongga jantung. Pada pemeriksaan trimester kedua ini juga bisa dilihat ada tidaknya kelainan tulang belakang, meliputi celah pada tulang belakang (Spina Bifida).
·      Pada trimester ketiga, kita bisa melihat posisi, ukuran, aliran darah, tali pusat, lilitan tali pusat dan letak plasenta dengan baik. Juga kelainan lain, seperti ari-ari di bawah atau janin terlilit tali pusat atau tidak.


2.4    Tempat Melakukan Pemeriksaan Menggunakan USG 4 D
Saat ini, fasilitas USG 4 D sudah dapat ditemui di Rumah Sakit Umum maupun Rumah Sakit Ibu dan Anak di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Solo dan Surabaya.

2.5    Waktu Pemeriksaan
Waktu untuk melakukan pemeriksaan menggunakan USG 4 D ini adalah sepanjang usia kehamilan  , selagi ada ruang antara janin dan rahim yang terisi air ketuban. Namun, untuk kepuasan melihat sangat dianjurkan pada usia 28-34 minggu.

2.6    Cara Penyimpanan
Hasil pemeriksaan dengan menggunakan USG 4 D ini dapat disimpan dalam bentuk CD ROM, dengan gambar yang bergerak seperti video.

BAB III
PENUTUP
3.1    Kesimpulan
1)   USG 4 D merupakan kepanjangan dari Ultrasonography 4 Dimensi yang merupakan  alat yang digunakan untuk pemeriksaan ibu hamil menggunakan gelombang suara.
2)   Fungsi dari USG 4 D ini untuk melihat kehamilan, dengan memiliki beberapa keunggulan dan manfaat yang lebih dari USG lainnya.
3)   Pemeriksaan kehamilan dengan USG ini dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu  pada trisemester pertama, trisemester kedua dan trisemester ketiga.
4)   Tempat melakukan pemeriksaan menggunakan USG 4 D ini dapat dilakukan di RS Umum maupun RS Ibu dan Anak di kota besar.
5)   Waktu untuk melakukan pemeriksaan menggunakan USG 4 D ini adalah sepanjang usia kehamilan  , selagi ada ruang antara janin dan rahim yang terisi air ketuban.
6)   Hasil pemeriksaan dengan menggunakan USG 4 D ini dapat disimpan dalam bentuk CD ROM, dengan gambar yang bergerak seperti video.


DAFTAR PUSTAKA
http://sariasih.com/lvl2/index.php?option=com_content&view=article&id=105&lang=e
news.nationalgeographic.com/.../0225_050225_tv_ultrasound.html




Sabtu, 18 Februari 2012

Rendahnya Kemampuan Menulis Mahasiswa Indonesia


Inti firdaus
110341421567
Biologi / C’2011
Karya Tulis Menangis
            Menulis merupakan kegiatan berkomunikasi antarsesama manusia dengan media berupa bahasa tulis. Berkomunikasi antar dua orang dengan bahasa tulis dapat dilakukan melalui surat menyurat. Berkomunikasi dengan tujuan menyampaikan ide atau gagasan kepada banyak orang dengan bahasa tulis dilakukan melalui penulisan artikel atau buku. Ahmadi (1990) mendefinisikan ”Menulis merupakan suatu perbuatan atau kegiatan komunikatif antara penulis dan pembaca.” (Lis, 2007)
            Menulis sangat penting untuk dilakukan oleh setiap orang. Setiap orang perlu melakukan komunikasi dengan menulis. Menulis dapat dibagi menjadi beberapa jenis, seperti menulis surat, menulis karangan atau menulis karya tulis ilmiah. Menulis karya ilmiah diperlukan untuk menyampaikan suatu hasil kajian atau penelitian. Oleh karena itu, mahasiswa Indonesia kini disibukkan menulis laporan praktikum, jurnal, makalah, hingga skripsi sebagai bentuk penyampaian informasi tentang adanya penelitian atau hasil kajian yang telah mereka buat. Ide atau gagasan tentang sebuah topik harus tersusun dalam bentuk karya tulis ilmiah. Karya tulis ilmiah haruslah memuat data dan fakta yang diungkap dari hasil penelitian, pengamatan dan peninjauan.
            Sebagian besar orang menganggap bahwa kemampuan menulis ilmiah oleh mahasiswa masih rendah. Hal itu dibuktikan oleh sedikitnya karya ilmiah mahasiswa Indonesia yang diterima di ranah Internasional bila dibandingkan dengan negara maju lain di dunia atau bahkan di Asia tenggara. Berdasarkan data Indonesian Scientific Journal Database terdata sekitar 13.047 buah jurnal di Indonesia yang berkategori ilmiah yang masih aktif, sangat tertinggal jauh dari  Malaysia yang sudah 55.211 dan Thailand 58.931.
            Rendahnya kemampuan mahasiswa dalam menulis ilmiah disebabkan karena kurangnya minat membaca mahasiswa dan sebagian besar penduduk Indonesia. Kedua kegiatan ini saling mempengaruhi. Membaca itu referensi untuk menulis. Bagaimana bisa seseorang menulis jika tidak suka membaca. Mustahil seseorang bisa menulis kalau yang bersangkutan tidak suka membaca karena kedua kegiatan saling beriringan (Abdul, 2011). Perbandingan dapat dilakukan dengan pengamatan di tempat-tempat umum seperti stasiun, terminal dan di dalam kendaraan umum. Masyarakat di negara-negara maju seperti Jepang dan Inggris menggunakan waktu senggang yang mereka miliki untuk membaca. Mereka selalu membawa buku saku hingga buku besar untuk dibaca di tempat umum. Di Indonesia pada tempat tersebut terjadi sesuatu yang sangat berbeda. Masyarakat Indonesia jarang yang menghabiskan waktu luang dengan membaca buku seperti di negara maju lainnya. Mereka lebih suka mengobrol, bermain alat elektronik, bahkan tidur. Namun, ada juga beberapa orang yang masih membaca koran.
Taufiq Ismail, seorang penyair Angkatan 66, melihat generasi muda kita buta membaca dan lumpuh menulis sangat beralasan. Dia melihat hal ini sebagai akibat buruk dari dimatikannya kewajiban membaca 25 buku dan mengarang 40 jam setahun bagi murid-murid SMA, yang terjadi sejak berakhirnya sistem pendidikan AMS (setingkat SMA di zaman Belanda). Kurikulum pendidikan yang tidak menganggap membaca dan menulis sebagai pelajaran penting adalah akar penyebab rendahnya kemampuan menulis pemuda kita saat ini (Joni, 2012)
            Adapun faktor lain penyebab rendahnya kemampuan menulis karya ilmiah juga dipengaruhi oleh kurangnya pengakuan dari pemerintah terhadap karya tulis mahasiswa Indonesia yang berkualitas. Hal itu membuat mahasiswa berpikir, “Untuk apa susah-susah membuat karya tulis yang baik, toh dari pemerintah tidak ada penghargaan, hanya buang-buang waktu saja.” Sedangkan di luar negeri, mahasiswanya benar-benar mendapat respon positif dan perhatian dari pemerintah. Oleh karena itu, banyak mahasiswa Indonesia yang akhirnya memutuskan bekerja di luar negeri karena lebih mendapat pengakuan dan penghargaan atas karyanya. Padahal jika diterapkan di Indonesia, karya tulis para mahasiswa itu dapat memajukan negara ini. “Hasil kerja dari para peneliti kurang di-support pemerintah, setidaknya ada upaya pemerintah memberikan ruang gerak bagi peneliti untuk lebih mempromosikan hasil penelitian. Para peneliti pastinya sangat bangga jika hasil penelitiannya digunakan masyarakat luas, tetapi nyatanya produk para peneliti banyak disampingkan,” (Putrahermanto, 2010)
            Setelah mengetahui fakta tentang karya tulis mahasiswa saat ini, seharusnya hati kita tergerak untuk turut memperbaiki keadaan tersebut. Banyak pihak yang dibutuhkan untuk memperbaiki keadaan ini seperti pemerintah, orang tua, guru/dosen dan yang paling pokok adalah mahasiswa Indonesia. Pemerintah seharusnya bisa lebih mengahargai karya anak bangsa sehingga mereka tidak lari ke luar untuk bekerja. Pemerintah bisa memulai dengan memberikan penghargaan dan pekerjaan yang layak dengan gaji yang pantas, sesuai dengan apa yang dikerjakan. Dengan begitu, setidaknya dapat mengurangi ilmuwan yang bekerja ke luar negeri dan mereka pun akan mengabdi pada negara Indonesia sehingga Indonesia dapat menjadi negara maju karena memiliki ilmuwan yang benar-benar mengabdi pada negara kelahirannya. Selain dari pemerintah, dukungan juga dibutuhkan dari orang tua. Orang tua seharusnya mulai memberikan budaya membaca sejak kecil. Agar saat kelak dewasa atau menjadi mahasiswa, dia memiliki rasa ingin membaca yang tinggi. Kemudian untuk guru/dosen harus memberi dukungan dan pengarahan untuk anak didiknya agar meningkatkan kegiatan membaca dan menulis. Dari mahasiswa sendiri, mereka mesti optimis bahwa mereka mampu untuk membuat suatu karya  tulis ilmiah, serta mulai membiasakan diri untuk cinta membaca.

TIPS MEMBAWAKAN ACARA


TIPS MEMBAWAKAN ACARA
PERSIAPAN
1.    Mental                                                                                   
2.    Menguasai materi/acara
3.    Penampilan

1.     Mental
a.      Membiasakan berdoa sebelum melaksanakan tugas/pembawa acara
b.      Mengenal acara apa yang akan dihadapi
-          Resmi/semiresmi
-          Di gedung/di lapangan/sederhana
c.       Mempelajari acaranya sebelum bertugas/konsultasi dengan panitia (ada seni,tari,hiburan)
2.     Menguasai  materi
a.      Mengenali medan
-          Siapa saja yang hadir
-          Mengecek sound system,mic
-          Konsultasi dengan panitia
b.      Mengecek yang bertugas
-          Siapa nama/nama lengkap dan jabatan (jangan sampai salah menyebut nama atau jabatan seseorang)
-          Urutkan pejabat yang datang mulai dari yang tertinggi jabatannya
-          Pastikan yang bertugas sudah hadir sebelum acara dimulai
3.     Penampilan
a.      Berpenampilan sopan,percaya diri,wibawa
-          Keserasian berpakaian
-          Tidak mencolok/berlebihan
b.      Sopan berbicara
-          Dalam bersikap,cara duduk,ramah/murah senyum
-          Tidak makan,merokok,banyak bicara
-          Pengaturan suara/pembentukan suara

KESIMPULAN :
1.      Sebelum acara dimulai meminta izin kepada pejabat tertinggi untuk segera memulai acara.
2.      Perbendaharaan bahasa harus luas.
3.      Penekanan setiap kalimat harus tepat.
4.      Berhasil atau tidaknya suatu acara tergantung pada pembawa acara.